INOVASI

WhatsApp Image 2024-07-19 at 20.30.38_40b5b8cd

INOVASI PANDU BIDAN SELAMAT

Inovasi Pandu Bidan Selamat (Pelayanan Antenatal Terpadu Buat Ibu dan Anak Sehat dan Selamat) merupakan upaya untuk mempersiapkan calon ibu agar benar-benar siap untuk hamil, melahirkan dan menjaga agar lingkungan sekitar mampu melindungi bayi dari infeksi. Dokter dan bidan mampu melaksanakan ANC yang berkualitas serta melakukan deteksi dini (skrining), menegakkan diagnosa, melakukan tatalaksana kasus dan rujukan sehingga dapat berkontribusi dalam upaya penurunan kematian maternal (AKI) dan neonatal.

Kegiatan yang sudah dilakukan dalam Pandu Bidan Selamat adalah:
a. Analisa dan identifikasi masalah Kesehatan Ibu dan Anak melalui SMD, MMD, data PISPK dan Capaian Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
b. Advokasi lintas program dan lintas sektor : Puskesmas, Kecamatan, Tim Penggerak PKK, Kader Kesehatan, Polsek, KUA, Sekolah, Jejaring UPT Puskesmas, Organisasi Profesi, Organisasi Pemuda dan Babinkantibmas dalam pertemuan Lintas Sektor
c. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam Tim Pandu Bidan Selamat
d. Penyelenggaraan Kelas Ibu hamil dan Pemeriksaan Antenatal Terpadu sesuai standar 10 T di kelas ibu hamil termasuk pemeriksaan Laboratorium
e. Pemantapan P4k dengan pertemuan koordinasi penguatan P4K dan pembentukan forum peduli KIA dalam mendukung P4

f. Peningkatan kualitas sarana diagnostik berupa USG
g. Kelas Ibu Hamil Sekecamatan Meral Dalam “GERIMIS” yaitu “Gerakan Ibu Hamil Sehat” menjadikan Ibu Hamil dan Janin Sehat dan Cerdas dengan melibatkan Kecamatan, Tim Penggerak PKK, Organisasi Profesi dan nara sumber ahli
h. Siap Jemput Dan Antar Dengan Kader Online (Si Jako) dalam Menunjang Pelayanan ibu hamil yang tidak bisa hadir pada saat kelas karena suami sedang bekerja
i. Pencatatan dan Pelaporan
j. Monitaring dan Evaluasi

Keberhasilan Program

Setelah dilakukan kegiatan Inovasi Pandu Bidan Selamat dapat memberikan dampak/manfaat signifikan kepada ibu hamil dan lingkungan yaitu:
a. Meningkatkan pelayanan antenatal yang komprehensif dan berkualitas sesuai standar yang diberikan kepada semua ibu hamil dari 88,1% pada tahun 2020 menjadi 92,5 % di tahun 2022
b. Peningkatan capaian triple eleminasi dari 43,1% (tahun 2020) menjadi 68,6% di Tahun 2022
c. Peningkatan Capaian Kelas Ibu Hamil dari 24,7% (tahun 2020) menjadi 64,1% di Tahun 2022
d. Penurunan AKI dari 3 per 1000 Kelahiran Hidup menjadi 1 per 1000 KH dan Penurunan AKB dari 6 per 100.000 KH menjadi
e. Pelayanan kehamilan melalui Antenatal Care Terpadu yang dilengkapi dengan pemeriksaan dokter dan Ultrasonografi (USG)
f. Peran lintas program dan lintas sektor semakin baik dengan adanya forum peduli kesehatan ibu dan anak
g. Mendekatkan akses pelayanan Antenatal sesuai standar kepada ibu hamil
h. Menambah wawasan dan pengetahuan ibu hamil dengan adanya narasumber pada setiap kegiatan Kelas Ibu Hamil

 

INOVASI TUAN JAMEL PERKASA ( Turunkan Anemia Remaja Putri melalui Pemeriksaan Kesehatan Berkala)

Kegiatan Tuan Jamel Perkasa ini dilaksanakan sesuai pedoman pelatihan konselor sebaya dengan metode ceramah, role play, focused group discussion (FGD), simulasi, latihan dan refleksi kepada siswa dan siswi Kelas VII dan VII SMP serta siswa dan siswi Kelas X dan XI SMA sehingga diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan performasi bimbingan konseling sebaya, memberikan penghargaan dan perhatian terhadap siswa dengan melakukan kegiatan positif dalam bimbingan konseling disekolah, mengantisipasi munculnya perilaku negatif remaja ( kenakalan remaja), memberikan nilai tambah dalam bidang pengetahuan dan keterampilan untuk siswa sehingga dapat membantu guru bimbingan dan konseling serta dapat menurunkan angka anemia pada remaja disekolah.

Foto Kegiatan Inovasi Tuan Jamel Perkasa

INOVASI KARTU HAMIL PINTAR

Kartu Hamil Pintar di rancang oleh Puskesmas Meral sebagai bentuk inovasi dari kegiatan Program KIA. Kartu hamil pintar berisi tentang layanan 10 T yang harus di dapat oleh ibu hamil, dimana kartu tersebut terdiri dari tiga sisi, sisi depan berisi tentang identitas ibu dan ada 4 kolom besar untuk 4 kali kunjungan yang berisi layanan 10 T sedangkan sisi tengah berisi 12 kolom besar untuk 12 kali kunjungan dan berisi layanan 10 T. Kartu hamil pintar dibawa oleh ibu hamil dan di cheklist oleh ibu hamil sendiri, layanan apa saja yang sudah mereka dapatkan selama melakukan pemeriksaan kehamilan.

Sebelum memberikan Kartu Hamil Pintar kepada ibu hamil bidan memberikan penyuluhan tentang manfaat dari kartu tersebut yaitu agar ibu lebih mengerti dan memahami tentang layanan 10 T yang ada dalam program pemerintah. Agar ibu maupun keluarga bisa berfikir kritis apa saja hak layanan yang harus mereka dapatkan selama kehamilannya. Selain menjelaskan dengan ibu hamil bidan juga menjelaskan dengan kader –kader posyandu tentang manfaat kartu dan tujuan diberikannya kartu agar ibu –ibu kader posyandu juga memahami dan mengetahui fungsi dari Kartu Hamil Pintar. Kartu Hamil Pintar ini diberikan kepada ibu-ibu hamil yang datang ke posyandu maupun ke Puskesmas khususnya yang berada di wilayah kerja Puskesmas Meral Kabupaten Karimun.

Manfaat yang di dapatkan dalam penggunaan Kartu Hamil Pintar adalah :

  1. Untuk dipahami dan digunakan jika kartu tersebut di isi sendiri oleh ibu, ibu dan keluarga menjadi lebih tau akan pelayanan apa saja yang ibu dapatkan selama kehamilannya
  2. Menambah kontrol bagi ibu agar terpenuhinya layanan 10 T selama pemeriksaan kehamilan
  3. Menambah pengetahuan ibu tentang layanan Antenatal
  4. Sebagai kontrol bagi petugas kesehatan jika ada layanan yang belum terpenuhi selama pemeriksaan kehamilan.

Tercapainya capaian kunjungan ibu hamil lengkap atau K4